CILACAP – Kepedulian sosial terus ditunjukkan oleh para pendidik yang tergabung dalam PGRI Kabupaten Magelang. Sebagai bentuk solidaritas antarsesama guru dan masyarakat, pengurus PGRI Kabupaten Magelang menyambangi langsung lokasi terdampak bencana di Kabupaten Cilacap, Jumat (16/1/2026).
Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Magelang, Susno, S.Pd., M.Pd., diterima dengan hangat di kediaman Sekretaris PGRI Kabupaten Cilacap, Rangga Jemana, S.Pd., M.Pd., di wilayah Kecamatan Binangun.
Bawa Amanah Anggota
Dalam sambutannya, Susno menyampaikan bahwa kehadiran mereka bertujuan untuk menyampaikan titipan bantuan dari seluruh anggota PGRI se-Kabupaten Magelang. Ia menegaskan bahwa duka yang dirasakan warga Cilacap juga menjadi duka bagi para guru di Magelang.
"Kami hadir untuk menghaturkan titipan dari teman-teman PGRI Kabupaten Magelang. Kami turut berduka sedalam-dalamnya atas musibah ini. Doa kami, semoga mereka yang meninggal dunia husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan," ujar Susno.
Kondisi Memprihatinkan di Lokasi Bencana
Sekretaris PGRI Kabupaten Cilacap, Rangga Jemana, mengungkapkan apresiasi setinggi-tingginya atas bantuan tersebut. Ia melaporkan bahwa kondisi di wilayah terdampak, seperti di Desa Cibening, masih memprihatinkan.
Hingga saat ini, sebagian warga masih bertahan di pengungsian yang tersebar di Balai Desa dan gedung MTs. "Masih tersisa delapan orang yang mengungsi karena rumahnya rusak berat. Bahkan, ada rekan guru kami yang rumahnya retak di bagian tengah hingga 25 cm," ungkap Rangga.
Selain di Binangun, wilayah Cipari juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan angin ribut dan tanah longsor yang menyebabkan kerusakan struktur bangunan secara serius.
Fokus Bantuan Alat Rumah Tangga
Terkait penyaluran bantuan, Rangga menjelaskan bahwa donasi dari PGRI Magelang akan diarahkan untuk membantu warga yang akan menempati Hunian Sementara (Huntara) yang sedang dibangun oleh pemerintah.
"Pemerintah saat ini sedang membangun Huntara. Bantuan dari rekan-rekan Magelang akan kami alokasikan untuk mengisi kebutuhan di dalamnya, seperti kasur dan alat-alat dapur. Inilah yang saat ini sangat dibutuhkan warga," tambahnya.
Di akhir pertemuan, Rangga juga menyampaikan pesan dari Ketua PGRI Kabupaten Cilacap, Dharmono, yang berhalangan hadir. Dharmono menyampaikan permohonan maaf sekaligus terima kasih dan doa agar kebaikan para guru di Kabupaten Magelang menjadi amal jariyah yang berkah.
Aksi solidaritas lintas wilayah ini membuktikan bahwa profesi guru tidak hanya berfokus pada pendidikan di dalam kelas, tetapi juga hadir sebagai garda terdepan dalam aksi kemanusiaan. (RHP)
