BOROBUDUR – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Borobudur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral bersama seluruh Kepala Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) se-Kecamatan Borobudur pada Kamis (22/1/2026). Bertempat di Kantor PCM Borobudur, Komplek Pendidikan Muhammadiyah, pertemuan ini menjadi momentum penguatan ideologi kepemimpinan sekaligus pemantapan agenda besar organisasi menjelang bulan suci Ramadhan dan syawal mendatang.
Hadir dalam rapat tersebut jajaran pimpinan inti PCM Borobudur, di antaranya Ketua PCM Haryono, Wakil Ketua Bidang Tabligh Agung Tri Hatmanto, Sekretaris Rahma Huda Putranto, dan Bendahara Markoni. Peserta rapat terdiri dari para kepala sekolah serta perwakilan AUM yang tersebar di wilayah Borobudur.
Kepemimpinan sebagai Amanah Langit
Rangkaian acara dibuka dengan kultum yang disampaikan oleh Ustad Agung Tri Hatmanto. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa setiap individu adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Ia menyoroti pentingnya dampak dari setiap program yang dijalankan oleh AUM, bukan sekadar menggugurkan kewajiban formal.
"Jangan sampai kita mengambil amanah ini tidak dengan sepenuh hati. Ciri mengikhlaskan amal adalah menerima amanah tersebut dengan totalitas. Allah tidak hanya memandang hasil akhir, tetapi kehadiran hati kita dalam menjalankan tugas adalah penentu utamanya," ujar Ustad Agung dengan khidmat.
Empat Pilar Guru Muhammadiyah
Ketua PCM Borobudur, Haryono, yang memimpin jalannya rapat, memberikan pengarahan khusus mengenai etos kerja pendidik di lingkungan Muhammadiyah. Ia merangkum empat poin utama yang harus dimiliki oleh setiap guru dan pengelola AUM:
Ikhlas: Menjalankan tugas sebagai bentuk ibadah.
Islah: Menciptakan suasana sekolah yang damai dan harmonis tanpa ada sekat atau konflik internal (gap).
Kompeten: Terus meningkatkan kemampuan profesionalisme.
Ihsan: Senantiasa berbuat baik dalam setiap aspek pelayanan pendidikan.
Agenda Besar: Tarhib Ramadhan hingga Kehadiran Mendikdasmen
Salah satu poin krusial dalam rakor ini adalah persiapan Tarhib Ramadhan yang dijadwalkan pada Senin, 16 Februari 2026. Acara yang akan dimulai pukul 08.30 WIB ini bakal menghadirkan narasumber dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah.
Majelis Tabligh PCM Borobudur ditunjuk sebagai leading sector dengan dukungan penuh dari seluruh AUM. Selain itu, setiap AUM dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) diinstruksikan untuk memasang banner "Marhaban ya Ramadhan" di lokasi strategis sebagai syiar dakwah.
Tak kalah menarik, PCM Borobudur juga telah merancang agenda Halal Bi Halal pada Jumat, 10 April 2026, di Gedung Serba Guna (GSG) yang akan melibatkan siswa SMK Muhammadiyah 1 Borobudur sebagai petugas acara.
Terakhir, pembahasan mengenai Sajian Kajian Berkemajuan Muhammadiyah (SKBM) menjadi penutup rakor. Agenda rutin yang akan dipusatkan di Komplek Muhammadiyah Borobudur ini rencananya akan menghadirkan tokoh nasional, yakni Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI. Untuk mendukung keberlangsungan kegiatan ini, disepakati skema infak gotong royong sebesar Rp5.000 per bulan bagi setiap anggota.
Melalui koordinasi yang solid ini, PCM Borobudur berharap seluruh amal usaha dapat berjalan beriringan, tidak hanya unggul secara administratif, tetapi juga memiliki akar spiritualitas yang kuat dalam mencetak generasi masa depan.
