PGRI Kabupaten Magelang Salurkan Bantuan untuk Guru Korban Longsor di Banjarnegara



BANJARNEGARA, www.lensamagelang.com – Sebagai bentuk nyata solidaritas antarsesama pendidik, PGRI Kabupaten Magelang menyalurkan bantuan sosial bagi guru yang menjadi korban bencana tanah longsor di Situkung, Kabupaten Banjarnegara. Penyerahan bantuan ini dilakukan langsung di Gedung PGRI Kabupaten Banjarnegara pada Sabtu (10/1/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam masa pemulihan pascabencana besar yang melanda wilayah tersebut pada 26 November 2025 lalu. Kehadiran pengurus PGRI Kabupaten Magelang disambut hangat sebagai bentuk dukungan moril bagi para guru yang kehilangan tempat tinggal.

Wujud Kepedulian Sesama Pendidik

Ketua PGRI Kabupaten Magelang, H. Susno, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa aksi sosial ini merupakan implementasi dari tanggung jawab moral dan ikatan kekeluargaan yang kuat di tubuh organisasi.

"Bantuan ini adalah bentuk rasa senasib sepenanggungan kami. Kami berharap dukungan ini dapat meringankan beban hidup rekan-rekan guru di Banjarnegara agar mereka bisa segera bangkit dan kembali fokus menjalankan tugas mulia mendidik generasi bangsa," ujar H. Susno dalam sambutannya.

Bantuan diserahkan secara simbolis kepada dua orang guru penyintas yang terdampak paling parah. Tak hanya kebutuhan pokok, bantuan yang diberikan mencakup paket sembako, pakaian, hingga dukungan fisik berupa pembangunan saluran air di wilayah Hunian Sementara (Huntara).

Apresiasi dari PGRI Banjarnegara

Ketua PGRI Kabupaten Banjarnegara, Heling Suhono, M.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya atas kepedulian rekan sejawat dari Magelang. Ia mengisahkan betapa beratnya perjuangan para guru di Situkung, salah satunya Danang, yang harus merelakan rumah beserta seluruh isinya hilang tertimbun tanah.

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan untuk teman-teman kami dari Situkung. Saat ini didampingi Ketua Cabang PGRI Pandanarum, kami melihat langsung kondisi Pak Danang yang rumahnya hilang tak tersisa," ungkap Heling.

Harapan di Masa Pemulihan

Bencana longsor Situkung mencatat duka mendalam dengan total 28 korban meninggal dunia dan 11 orang lainnya belum ditemukan. Saat ini, wilayah tersebut tengah memasuki tahap pemulihan (recovery).

Melalui penyaluran bantuan ini, pengurus PGRI berharap proses pemulihan psikologis dan operasional pendidikan di wilayah terdampak dapat berjalan lebih cepat. Sinergi antara PGRI Kabupaten Magelang dan Banjarnegara membuktikan bahwa profesi guru tidak hanya diikat oleh tugas mengajar, tetapi juga oleh solidaritas kemanusiaan yang kokoh.


Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama
×
📢 KIRIM BERITA/RILIS KEGIATAN
Redaksi Lensa Magelang ×